21 September 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Jaksa Agung Mau Tangani Sendiri Kasus Anak Buahnya yang Kena OTT, Ini Respons KPK

Berita ini diberdayakan untuk tribunnews.com

Oleh : Warta Kota/Henry Lopulalan


Petugas penyidik KPK menunjukan barang bukti uang yang disaksikan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat konferensi pers terkait operasi tangkap tangan di Lapas Sukamiskin di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7/2018).

JAKSA Agung HM Prasetyo menyatakan ingin menangani sendiri kasus jaksa yang ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Bagi Jaksa Agung, oknum siapa yang melakukan kejahatan tidak ada kompromi,” kata Prasetyo ketika dikonfirmasi pewarta, Jumat (28/6/2019).

“Tidak ada kompromi, tidak akan kejaksaan akan membela atau melarang untuk penanganan.”

“Bahkan nantinya oknum jaksanya sudah ada ini dengan KPK, nanti kejaksaan yang akan menangani sendiri. Kami akan tangani di Gedung Bundar (kantor Kejaksaan Agung),” imbuhnya.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati mengatakan, keputusan siapa yang bakal menangani perkara ini ditentukan pimpinan KPK, Sabtu (29/6/2019) hari ini.

“Itu akan kita putuskan besok gelar perkara. Pimpinan yang akan putuskan,” kata Yuyuk di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019) malam.

“Setelah penyidik melakukan ekspose akan diputuskan di forum itu, apakah kita yang menangani atau bagaimana,” sambungnya.

KPK sempat meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta agar membawa Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Agus Winoto, ke Kantor KPK.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati mengatakan, komisi antirasuah memerlukan keterangan Agus terkait kegiatan operasi senyap KPK di Kejati DKI Jakarta, Jumat (28/6/2019).

“KPK telah meminta pada Kejaksaan Tinggi DKI agar dapat membantu membawa saudara Agus Winoto, Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.”

“Untuk dilakukan permintaan keterangan malam ini di kantor KPK,” kata Yuyuk kepada wartawan, Jumat (28/6/2019) malam.

Sebelumnya diberitakan, KPK menggelar OTT di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta sejak Jumat (28/6/2019) siang hingga malam.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menjabarkan, tim KPK telah membawa lima orang ke Gedung KPK.

Rinciannya, 2 Jaksa, 2 pengacara, dan 1 pihak swasta yang diduga sebagai pihak yang berperkara.

“Mereka saat ini sedang dalam proses pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Laode M Syarif kepada wartawan, Jumat (28/6/2019) malam.

“Sebelum lima orang ini dibawa ke KPK, kami mendapat informasi dugaan transaksi suap terkait penanganan perkara pidana di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta,” bebernya.

Selanjutnya terkait barang bukti, ujar Laode M Syarif, tim KPK mengamankan uang tunai dalam pecahan mata uang asing senilai 21 ribu dolar Singapura.

“Proses perhitungan secara rinci sedang dilakukan,” ucapnya.

“Perlu kami sampaikan juga, kegiatan KPK hari ini merupakan bagian dari proses penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi.”

“Sehingga, sejumlah tindakan-tindakan yang memungkinkan menurut hukum dapat dilakukan,” jelasnya.

Laode M Syarif menambahkan, kasus ini sedang ditangani oleh KPK.

Perihal status hukum dan bagaimana kelanjutan penanganan perkara, Sabtu ini akan dibahas dan diputuskan pimpinan KPK melalui mekanisme forum gelar perkara.

“Jadi belum ada penyerahan penanganan perkara. Tim KPK masih melakukan pemeriksaan malam ini,” pungkasnya.

Sebagaimana diatur di hukum acara pidana, maka KPK diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang diamankan.

Konferensi pers akan dilaksanakan Sabtu (29/6/2019) hari ini, sesuai keputusan hasil ekspose perkara. (Ilham Rian Pratama)

Editor : Yaspen Martinus
Sumber : Tribunnews

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Jaksa Agung Mau Tangani Sendiri Kasus Anak Buahnya yang Kena OTT, Ini Respons KPK, https://wartakota.tribunnews.com/2019/06/29/jaksa-agung-mau-tangani-sendiri-kasus-anak-buahnya-yang-kena-ott-ini-respons-kpk?page=all.

Editor: Yaspen Martinus

%d blogger menyukai ini: