30 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Jokowi Meresmikan Penggunaan Stadion GBK, Netizen Soroti Mahalnya Ticket Masuk

Jakarta-Timurmerdeka.com. Rehabilitasi Stadion Gelora Bungkarno (GBK) dengan biaya Rp 770 miliayar dan memakan waktu kerjanya selama 16 bulan itu, membuat para pihak puas. Hal ini dibuktikan ketika melakukan peninjauan sekaligus meresmikan penggunaannya GBK. Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo kepada sejumlah jurnalis, usai meresmikan GbK di Jakarta Minggu (14/1/2018).

Menurutnya, renovasi dan rehabilitasi Stadion GBK, merupakan kesiagaan pemerintah, dalam menyambut pesta olah raga terakbar Asean Games dalam waktu dekat ini. Bangunan stadion GBK ini, merupakan peninggalan sejarah masa lampau pemerintahan presiden pertama Indonesia Bung Karno. Sehingga sepatutnya dijaga dan direhabilitasi, guna memenuhi standar FIFA atau standar internasional.

“Rehabiliasi GBK ini, standar FIFA atau Internasional. Suksesnya pembangunan GBK momentum utama melindungi bangunan bersejarah peninggalan Bungkarno. Kami dan menteri-menteri meninjau sekaligus meresmikan, juga menonton uji coba dan persahabatan antara Indonesia dan Islandia”, ujarnya.

Jokowi juga menyinggung keberhasilan tim nasional Indonesia, meskipun kalah 4 – 1 dengan tim Islandia, namun patut diapreseasi, karena Tim Nasional lebih awal memasukkan gol. Meskipun pada akhirnya kalah 4 – 1, untuk kemenangan Islandia.

Harapan Jokowi, Tim Nasional Indonesia agar terus berlatih giat dan tekun, supaya bisa menyaingi pemain sepak bola kelas dunia. Artinya, bilamana sukses dan terus menang, tentu membawah nama harum bangsa Indonesia di bidang olah raga sepak bola.

“Tim Nasional patut kita puji, karena lebih awal memasukkan gol, meskipun pada akhirnya kalah 4 – 1 untuk kemenangan Islandia. Harapnya Timnas terus giat berlatih”, ungkap Jokowi mengahirinya.

Pelatih Islandia Hegi Kolvidsson, selain memuji tim nasional Indonesia, karena diawal pertandingan mengalah anak asuhnya, juga memuji keberhasilan rehabilitasi Stadion GBK. Bangunan seperti stadion GBK ini, lapangan bola sangat memenuhi standar FIFA atau Internasional standar.

“Pemain Timnas, hebat karena dimenit menit-menit awal anak asuhnya kebobolan 1 (satu) gol, atas kemenangan Indonesia. Saya juga memuji rehabilitasi dan renovasi Stadion GBK, karena fasilitas stadion ini, memenuhi standar FIFA”, ujarnnya.

Hegi juga menjelasakan, bangunan seperti stadion GBK, negaranya Islandia, tidak mungkin mampu membangun stadion semegah ini, dimasa seperti kondisi ekonominya saat ini. Biayanya sangat besar demikian pula fasilitasnya terbilang cukup mewah.

“Saya memuji pemain sepak bola Timnas Indonesia, demikian pula rebilitasi Stadion GBK, cukup megah mewah dan memenuhi standar Fifa, negaranya akan sulit membangun stadion semegah GBK ini”, katanya.

Ironinya ditengah-tengah datangnya berbagai pujian karena megah dan bagusnya rehabilitasi renovasi stadion GBK, pihak penyelenggara pertandingan persahabatan itu, di soroti banyak netizen ditanah air.

Sorotan dan kritikkan para Netizen itu, tentang pengelola stadion GBK, karena menjual ticket pertandingan persahabatan Indonesia vs Islandia, terlalu mahal harga ticketnya.

Mestinya harga ticket itu, dimulai dengan harga Rp 75 ribu, bukan Rp 100 ribu. Padahal sebelumnya harga persatu ticket hanya Rp 50 ribu.

“Jangan sontak dinaikkan harga ticket, hingga mencapai Rp 100.000 hingga Rp 1,5 Juta bagi ruang VIP. Bukankah, ini sebuah laga pertandingan persahabatan antara Indonesia – Islandia. Tudingan netizen kepada pihak pengelolah GBK, dinilai terlalu cepat mengejar keuntungan”, katanya.

Sekjen stadion GBK Ratu Tisa menyikapi, sorotan nitizen atau publik itu, adalah hal yang lumrah. Namun perlu diperhatikan juga tentang perawatan fasilitas yang bagus dan Wah…GBK ini. Karena itu diminta semua pihak memakluminya.

Menyinggung selisih harga ticket sebelumnya, sangat jauh dengan harga ticket saat ini. Itu memang diakuinhya berbeda. Namun perlu Netizen pahami, fasilitas megah itu, selain disejajarkan dengan perawatan fasilitas, juga pelayanan harga ticketnya memadai.

“Harga ticket itu, terbilang mahal, fasilitasnya sangat mendukung kenyamanan penonton. Memang Di GBK saat ini, diutamakan kenyamanan. Kami bertujuan agar fasilitas milik kita semua ini, bisa terpelihara, dan suksesnya pengamanan bangunan ini apalagi ini adalah bangunan bersejarah”, urainya. (Gino/Umi/Dady).

%d blogger menyukai ini: