25 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Meneropong Dana Dekon Rp 60 Miliyar, Yang Berhasil di Peroleh Pemda Busel

Mengejar pundi-pundi untuk mempercepat pembangunan didaerahnya, bukan segampang membalikkan telapak tangan. Pasalnya. Untuk menggapai budget itu tidak mengenal waktu bahkan tak jarang terpaksa harus bepontang-panting dan tidur bermalam-malam, di Jakarta.

Bagaimana kisahnya hingga Pemda Kabupaten Buton Selatan (Busel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapatkan dana Dekon sebesar Rp 60 Miliayar itu, berikut kisahnya.

Laporan : Nur Afni Talo-Talo.

Pemerintah Busel yang dinakhodai Agus Feisal Hidayat saat ini, patut diacungi jempol. Pasalnya. Pimpinan daerah yang satu ini, jarang terlihat Busel belakangan ini. Sesekali dimampiri banyak pihak dikantornya, sejumlah stafnya mengatakan yang ada hanya Wakil Bupati.

Alkisah, dalam hitungan 3 bulan upaya kerja keras Bupati membawa hasil, dan dikabarkan Pemda Busel mendapat bantuan dana Dekon sebesar Rp 60 miliyar. Dana itu diluar dana alokasi umum (DAU).

Karena itu, masyarakat Busel, baik yang menjadi pendukung Bupati, maupun yang bukan, tercatat mulai ramai-ramai mengucapkan puji syukur kepada Illahi, atas keberhasilan Bupati Busel.

Menoropong suksesnya Pemda Busel mendpatkan dana Rp 60 Miliayara di Tahun Anggaran 2018 itu, salah satu pejabat eselon II di Pemda Busel, Drs Tanibu di Batauga hari Jum’at (13/1/2018), membenarkan adanya dana tersebut.

Menurutnya pejabat esolon II yang telah berpengalaman di birokrasi selama ini, dana Dekon itu diperoleh Pemda busel, tidak semuda yang kita bayangkan, apalagi hingga jumlahnya mencapai Rp 60 Miliayar.

Ketika ditanya, dana sebesar itu, peruntukkan pembangunan apa. Ia menyebutkan dana sebesat itu, untuk pembangunan dibidang perhubungan. Langkah maju tersebut, merupakan hasil dan upaya kerja keras terobosan Bupati Busel Agus Feisal Hidayat.

“Dana dekon sebesar Rp 60 miliayar itu, diperoleh Busel tidak semua daerah bisa mendapatkannya, dan itu merupakan prestasi Pemda Busel di era kepimpinan Agus Feisal Hidayat ini”, tuturnya.

Tanibu menambahkan, Bupati Busel bukan saja cakap lobi-lobi dan meyakinkan pemerintah pusat, beliau juga pandai melakukan pendekatan, termasuk dalam memimpin dapat disebutkan bertangan “Dingin”. Karena diminta masyarakat Busel agar dapat memberikan apreseasi setinggi-tingginya kepada Bupati Busel.

“Upaya kerja keras Bupati Agus Feisal Hidayat, patut kita berikan apreseasi setinggi-tingginya, oleh masyarakat. Lobi-lobi beliau (Bupati), sehingga daerah ini, mendapat tambahan dana, diluar APBD Tahun Anggaran (TA) 2018 ini”, tambahnya.

Menyinggung besarnya perolehan dana Dekon untuk Busel itu, tokoh masyarakat Busel La Ode Zakir, menyebutkan, Bupati Busel yang di Nakhodai Agus Feisal Hidayat ini, hanya dalam beberapa bulan ini, telah mampu memberikan kontribusinya terhadap tambahan pembangunan. Karena itu bilamana berkehendak jumpa dengan Bupati, nyaris banyak dilapangan.

“Pemda Busel mendapat banyak budget di Jakarta. Karena Bupatinya Gesit dan jago lobi. Sesuai informasi diperolehnya dana tengah dijolok itu, bukan saja bidang perhubungan, melainkan juga bidang lainnya. Yang pasti Agus berupayah kejar keterlambatan pembangunan daerah ini”, ujarnya.

Meskipun wilayah Busel sempat termarginalisasi pembangunannya tambah Zakir, namun di tahun 2018 ini, yakin akan mulai dibenahinya, terutama mengenai jalan raya, itu dipastikan akan akan sangat mulus, karena jalannya diaspal setingkat hotmiks, ujarnya.

Salah satu tim sukses Agus-Arusani, La Ode Alirman dalam komentarnya kepada media ini dirumah kediamannya baru-baru ini, menyebutkan, disaat kampanye pasangan ASLI (Agus-Arusani) Visi-Misinya sangat jelas. Hal yang utama akan dibenahi dipemerintahan Agus adalah jalan raya, selanjutnya mempercepat pembangunan lainnya.

“Dalam janji-janji kampanye Agus, telah mengutamakan pembangunan jalan raya. Pengaspalannya diupayakan setimngkat Hotmiks. Artinya, kalau jalan raya sudah mulus otomatis ekonomi juga mulus”, paparnya.

Menyimak berapa banyaknya proyek pembangunan yang akan dibangun di Busel tahun 2018 ini, Ia menyebutkan, hanya ada satu kata…, semua pembangunan yang akan dibangun di Busel, hendaknya percayakan sama pak Bupati. Dan tidak menutup kemungkinan dana dekon sebesar Rp 60 miliayar itu, juga masih ada tambahannya.

“Saya menyebutkan pembangunan Busel itu, sudah jelas karena Rencana Tata Ruang dan Rencana Tata Wilayah (RT-RW) nya, sudah ada tinggal disingkronkan saja”, katanya.

Alirman mengakhiri ungkapannya, pembangunan di wilayah Busel, memang tengah digenjotnya, karena itu semua pihak yang kebetulan mengenai proyek pembangunan lahannya hendaknya dapat meluaskannya, himbaunya mengakhiri komentarnya. (*****).

%d blogger menyukai ini: