31 Oktober 2020

timurmerdeka.com

Untuk Masyarakat Masa Depan

Menyimak Deteksi Paranormal, Wali Kota Baubau Periode 2018-2023 “Bukan Unggulan”

Pemilihan Kepala Daerah Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2018-2023, belakangan ini, ramai di perbincangkan. Pasalnya. Selain banyak Bakal Calon (Balon) yang pasang Baleho di seantero kota, namun yang berhasil daftar di KPUD, hanya 5 pasang. Menariknya tebak-menebak, masing-masing tim sukses mengklaim jagonya lah jadi pemenangnya.

Nah, … Balon keluar pemenang, itu urusan enam bulan kedepan.

Dalam penelusuran media ini, ditemukan ada deteksi yang menggelitik, namun bisa jadi ada unsur kebenarannya. Bagaimana kisahnya.

Laporan dirangkul Ketua Tim: Gino Samsudin Mirsab.

Pilkada Baubau Provinsi Sultra, menjadi perbicangan hangat dimasyarakat belakangan ini. Ada yang bilang inkambenlah bakal menangkan, adapula lainnya. Menariknya ada deteksi 3 (tiga) orang paranormal, penang Pilkada Baubau “Orangnya Tinggi”. Demikian dikatakan Daeng Tato secara serius, ketika ditemui media ini di Baubau Sabtu (13/1/2018).

Menurutnya, 3 orang paranormal yang telah dihimpun menyebutkan, pilkada wali kota baubau yang akan menangkan “orangnya tinggi”. Meksipun begitu, deteksi 3 orang paranormal itu, bukannya tidak beralasan, periode lalu, deteksi Pilpres, bahwa Joko Widodo lah keluar sebagai pemenangnya.

Demikiah halnya, Pilkada Buton Utara dideteksi Abu Hasan, Bupati Wakatobi, H Arhawi, Muna, Bupati Buton, Buton Tengah dan juga Buton Selatan. Semua yang dideteksi tidak ada yang meleset. “Waullahu Alam…”

Menyinggung banyaknya baleho para balon yang terpasang, namun hanya ada 5 pasang mendaftar di KPUD Baubau belum lama ini, ada pasangan balon yang menghampiri deteksi paranormal tersebut.

“Paranormal di Buton, saya andalkan.Semua pemilihan yang dideteksi sebelumnya, fakta benar. Seperti Jokowi, dan seterusnya, semuanya benar. Pilkada Baubau, padahal baru saja dimulai tahapan pendaftaran, tapi 3 orang paranormal sudah mendeteksinya”, tutur Daeng Tato.

Daeng Tato, memaparkan secara rinci pemenang Pilkada Baubau, bukan pasangan yang disangka-sangka, atau bukan pula yang diunggulkan. Artinya, benar tidaknya deteksi 3 orang paranomal itu, dibuktikan pada Juni mendatang. dan kalaupun salah berarti baru pertama kali salah.

“Deteksi tiga orang paranormal, kalaupun salah, itu berarti pertama kali salah. Cuma saya diinstruksikan oleh 3 orang para normal itu, agar saya (Daeng Tato), tidak boleh ikut-ikutan berjudi, karena itu dosa besar”, imbuhnya.

Menyinggung siapakah 3 orang paranormal itu, Daeng Tato enggan menyebutkan, namun dirinya begitu yakin dan percaya, semua deteksi terbukti, dan juga banyak pihak di sekitar tempat tinggal 3 orang paranormal membenarkannya.

Daeng Tato mengingatkan, 3 orang paranormal itu, kenapa hingga bisa deteksinya sama, padahal ketiga orang paranormal yang dihubunginya berbeda waktu, tinggalnya berbeda daerah, ada yang di utara, selatan, dan di timur Pulau Buton. Hal inilah membuat Daeng Tato yakin dan percaya.

“Saya yakin hingga tertarik, menemui tiga paranormal ini. kenapa deteksi 3 orang paranormal itu, tebakkannya sama dan selalu benar”, ujarnya.

Klaim Daeng Tato, mengadopsi deteksi 3 orang paranormal itu, bisa jadi benar dan banyak pihak mempercayainya, namun sebaliknya bisa jadi banyak pula yang enggan percaya. Karena sebagai penentu pemenang Pilkada itu, adalah finalisasi hasil rekapitulasi KPUD, berdasarkan bukti dan fakta akumulasi suara wajib pilih diseluruh TPS Kota Baubau.

“Saya meng Klaim, karena 3 orang paranormal yang berbeda daerah, telah menyebutkan, Pilkada Wali Kota Baubau, yang keluar sebagai pemenangnya orangnya tinggi-tinggi”, ungkap Daeng Tato.

Menyinggung Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra, Daeng Tato menjelaskan, Pilgub akan disebutkannya secara pasti pada tanggal 16 Januari mendatang. Adapun sinyal ketiga paranormal itu, menyebutkan, penangkan Pilgub Sultra, adalah balon yang pernah menduduki kepala daerah di tingkat dua.

“Pilgub belum dideteksi secarapasti, hanya saja sinyal kuat, mendekati, bahwa balon gubernur yang menangkan adalah balon yang pernah menjabat kepala daera ditingkat dua”, papar Daeng Tato secara serius.

Menimbang penelusuran Daeng Tato, mengingatkan para pembaca media ini, hendaknya jangan terburu-buru percaya, karena Pilkada Kota Baubau Periode 2018-2023, selain cukup lama waktunya, juga Pilkada itu diselenggarakan dibulan Juni mendatang…?.

Benar tidaknya kisah Daeng Tato, tentu saja kita buktikan di bulan Juni mendatang, menjadi fakta adalah hasil akhir akumulasi perhitungan suara di TPS, dirampungkan KPUD Baubau. Demikian halnya Pilgub, juga akumulasi KPUD Provinsi Sultra.(*****).

%d blogger menyukai ini: